Halo, kamu yang tiap akhir bulan buka laporan agency cuma bisa bengong… “Reach 12 juta, impression 48 juta, engagement 180 ribu… eh terus omzet masuk berapa sih?” Atau lebih parah lagi: agency cuma kasih PDF 30 halaman penuh grafik warna-warni, tapi nggak ada satu angka pun yang bilang “dari iklan ini masuk duit segini”. Kami di digitalmarketingku.com udah 8 tahun benci banget sama laporan “cantik tapi kosong”. Makanya 14.900+ klien kami selalu dapat laporan yang bikin mereka langsung paham: mana yang harus ditambah budget, mana yang harus dimatiin. Ini 10 cara ukur kesuksesan kampanye yang bener.
1. ROAS (Return on Ad Spend) – Raja Segala KPI
Berapa rupiah omzet masuk tiap 1 rupiah iklan keluar? Klien kami rata-rata:
- Google Ads: 18-68x
- TikTok Ads: 22-82x
- Meta Ads: 15-58x Kalau ROAS di bawah 5x → matiin, buang duit.
2. CAC vs LTV – Jangan Cuma Cari Customer Baru
CAC (Customer Acquisition Cost): berapa biaya dapet 1 customer baru? LTV (Lifetime Value): 1 customer ngasih berapa duit seumur hidup? Ideal: LTV minimal 3-5x CAC. Klien klinik kecantikan: CAC 280 rb → LTV 8,4 juta = super sehat.
3. Conversion Rate Tiap Funnel (Bukan Cuma Klik)
- Landing page: 8-28 %
- Add to cart → checkout: 42-78 %
- Chat masuk → closing: 38-72 % Klien fashion: naikkan conversion rate 4 % → tambah omzet 420 juta/bulan tanpa tambah iklan.
4. Repeat Purchase Rate – Uang Sejati Ada di Sini
Berapa % customer yang beli lagi dalam 30-90 hari? Klien kami target minimal 48 % di bulan ke-6. Klien catering diet: repeat rate 82 % → 78 % omzet dari pelanggan lama.
5. Traffic Organik + Branded Search
Naiknya berapa % orang yang ngetik nama brand kamu di Google/TikTok? Klien coffee shop: branded search naik 1.200 % dalam 10 bulan → iklan bisa dikurangin 70 %, omzet tetap naik.
6. Cost Per Lead (CPL) & Cost Per Sale (CPS)
- CPL ideal: <15 % harga produk
- CPS ideal: <35 % harga produk Klien jasa renovasi: CPS turun dari 42 juta → 8 juta/proyek = profit naik 380 %.
7. Attribution Model yang Bener (Bukan Last Click Doang)
Kami pakai Data-Driven Attribution:
- TikTok bantu awareness
- Google retargeting
- WhatsApp closing Hasilnya? Nggak ada channel yang diklaim “paling hebat” sendirian.
8. Profit Margin dari Digital (Bukan Omzet Doang)
Kami hitung bersih: omzet digital – biaya iklan – biaya operasional digital = profit. Klien rata-rata margin bersih 38-68 % dari digital (bukan cuma omzet mentah).
E-E-A-T Digitalmarketingku.com
- Experience: 14.900+ kampanye kami ukur sejak 2017
- Expertise: 900+ tim full-time + 80 orang khusus analyst & reporting
- Authoritativeness: Google Premier Partner, TikTok Performance Partner
- Trustworthiness: Laporan harian + dashboard real-time 24 jam + garansi KPI tertulis
Bonus: Laporan Kami Bikin Owner Bisa Tidur Nyenyak
Tiap Senin pagi jam 09.00 kamu dapat WA: “Kemarin profit bersih digital: Rp 182.000.000 ROAS rata-rata: 48x Rekomendasi minggu ini: naikkan budget TikTok 40 %, matiin 2 kampanye Meta.”
Nggak ada lagi “cantik tapi bingung”.
Digitalmarketingku menyediakan jasa digital marketing terlengkap, profesional dan terjangkau untuk semua. Layanan kami mulai dari jasa pembuatan website & landing page, Jasa SEO, Jasa sosial media, jasa optimasi marketplace, dan jasa manajemen iklan (Google, Meta & TikTok ads). Mau laporan kampanye kamu mulai jelas & langsung keliatan profitnya bulan ini? Chat kami sekarang di digitalmarketingku.com.



